Lewati ke konten utama
Panggung pertunjukan Peace Music Camp di pantai Desa Gangjeong

Kemah Musik Perdamaian Gangjeong

Hentikan perang! Mari bernyanyi, mari menari

Pesan perdamaian yang dimulai dari Desa Gangjeong

Tentang

Lagu-lagu Kami untuk Perdamaian

Kami pertama kali bernyanyi di depan Batu Gureombi di Desa Gangjeong, Jeju, tempat angin kencang berembus. Kami menyadari bahwa perdamaian bukan slogan besar, melainkan dimulai saat kita saling mendengarkan.

Gangjeong Peace Music Camp adalah solidaritas dan festival para musisi yang memimpikan dunia tanpa perang. Melampaui batas dan bahasa, kami berbicara tentang perdamaian melalui musik, senjata paling indah.

Saat kita bernyanyi, menari, dan saling berpelukan, perang akan berhenti dan gelombang perdamaian menyebar lebih jauh.

Perdamaian Berkelanjutan

Harmoni pertama dimulai pada musim panas 2023. Festival kami akan terus berlanjut bukan sebagai acara sekali saja, melainkan sebagai ritual perdamaian yang gigih dan indah, menjaga musim panas Gangjeong setiap tahun.

Lihat Kamp 2026

Solidaritas Tanpa Batas

Kami mengingat wilayah konflik dari Gaza di Palestina hingga Ukraina. Gangjeong Peace Music Camp bukan sekadar konser; ini adalah ruang solidaritas yang kuat, berdiri bersama mereka yang menderita dan merindukan perdamaian.

Lihat Liputan Pers
제주 강정마을 평화 음악 캠프 풍경

Akhiri perang!

Bermain, menari, bernyanyi!

Kisah perdamaian selama hampir 20 tahun dari Desa Gangjeong, Jeju. Dan festival musik yang dibangun di atasnya.

0 thn+

Perlawanan damai Gangjeong

0 hari+

Doa perdamaian harian yang dipertahankan

0 tim

Musisi di kamp 2026

Gangjeong dari masa ke masa

  1. 2007

    Keputusan pangkalan AL

    Desa Gangjeong, Seogwipo, Jeju ditetapkan sebagai lokasi pangkalan angkatan laut

  2. 2009

    Dialihkan menjadi pelabuhan ganda

    Meski 94% menentang, pangkalan angkatan laut diganti nama menjadi 'pelabuhan wisata'

  3. 2012

    Batu Gureombi diledakkan

    Formasi lava alami di Cagar Biosfer UNESCO dihancurkan dengan bahan peledak

  4. 2015

    Penghargaan perdamaian internasional

    Desa Gangjeong meraih Penghargaan Sean MacBride dari IPB — pengakuan dunia

  5. 2016

    Pangkalan AL selesai dibangun

    Pangkalan selesai setelah kekerasan negara: 700+ ditahan, 60+ ditangkap, denda ₩400M, tuntutan ganti rugi ₩3,45B

  6. 2018

    Parade armada internasional dipaksakan

    Kapal induk nuklir AS memasuki Pangkalan AL Jeju

  7. 2023

    Kamp ke-1 (11 tim)

    Kamp musik perdamaian diluncurkan di Taman Olahraga Gangjeong

  8. 2024

    Album perdamaian dirilis

    'To You in a Distant Place Whose Name I Don't Know' — 13 lagu

  9. 2025

    Komando Armada didirikan

    Pangkalan angkatan laut ditingkatkan menjadi Komando Armada. Kapal-kapal AL AS mulai berlabuh secara rutin, mengintegrasikan Jeju ke dalam strategi militer AS

  10. 2025

    Kamp ke-2 (11 grup)

    Lagu-lagu perdamaian kembali berkumandang di Gangjeong

  11. 2026Tahun ini

    Kamp ke-3 (54 tim)

    10 tahun sejak pembangunan pangkalan selesai, festival 3 hari terbesar

Pemandangan pesisir Desa Gangjeong, Jeju

Batu Gureombi, simbol Gangjeong. Formasi lava ini, yang terbentuk oleh gelombang selama puluhan ribu tahun, diledakkan pada 2012 untuk memberi jalan bagi pangkalan angkatan laut.

Pertunjukan Kamp Musik Perdamaian Gangjeong

Namun kenangan orang-orang yang berdoa, bernyanyi, dan menari di atas Gureombi tidak pernah pudar. Kisah desa ini — tempat doa perdamaian dipanjatkan setiap pagi selama hampir 20 tahun — adalah akar dari kamp ini.

Festival malam Kamp Musik Perdamaian Gangjeong

Bukan dengan pangkalan militer, tetapi dengan musik. Bukan melalui konfrontasi, tetapi melalui solidaritas. Kamp Musik Perdamaian Gangjeong adalah festival yang dibangun di atas kenangan ini. Karena perlawanan paling indah adalah bernyanyi bersama.

Dari Palestina hingga Semenanjung Korea — selama perang belum berakhir, lagu kami juga tidak akan berakhir

Mari bernyanyi, menari, dan akhiri perang!